Kampanye Prabowo, Mulai dari Makassar Berakhir di Tangerang

CNN Indonesia | Jumat, 22/03/2019 07:06 WIB
Kampanye Prabowo, Mulai dari Makassar Berakhir di Tangerang Paslon nomor urut 02 dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Andre Rosiade, menyatakan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bakal mengawali kampanye terbuka Pilpres 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan dan berakhir di Tangerang, Banten.
 
"Pak Prabowo rapat pertama kali kampanye akbar itu berdasarkan keputusan sementara di Makassar," ujar Andre di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis (21/3).
 
Terkait pemilihan Makassar, politikus Gerindra ini mengatakan itu dilakukan lantaran Prabowo belum pernah kampanye besar di daerah tersebut. Selain itu, ia mengatakan Prabowo kalah di Sulsel pada Pilpres 2014.
 
Pada Pilpres 2014, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menang telak dari Prabowo-Hatta Rajasa. Jokowi mengantongi 71,41 persen suara, sementara Prabowo sebanyak 28,59 persen suara.
 
"Insyaallah di 2019 ini kami menang besar di Sulawesi," ujar Andre.


Setelah dari rapat terbuka di Makassar pada 24 Maret 2019, Andre menyampaikan pihaknya akan maraton kampanye terbuka di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Itu, kata Andre, juga dilakoni guna membalikkan kekalahan Prabowo dari Jokowi di Jateng dan Jatim pada Pilpres 2014 silam.
 
"Kami ingin mengejar kekalahan di Jawa Tengah dan berharap bisa menang di Jawa Timur," ujar Andre.
 
Sementara untuk Tangerang, Andre berkata merupakan titik akhir kampanye terbuka Prabowo. Andre menjelaskan alasan pihaknya memilih Tangerang sebagai titik akhir karena terdapat sejumlah agenda di Jakarta jelang penutupan masa kampanye terbuka.
 
Selain itu, debat pamungkas antarkandidat Pilpres 2019 pada 13 April 2019 yang berlangsung sama dengan akhir masa kampanye terbuka tersebut.
 
"Di Banten kami tutup terakhir karena malamnya harus debat kandidat. Sehingga kalau Tangerang dengan Jakarta tidak terlalu jauh," ujar Andre.
 
Di sisi lain, Andre menyebut Prabowo kemungkinan tidak akan satu panggung dengan Sandiaga selama kampanye terbuka. Ia berkata keduanya saling berbagi tugas untuk menggalang dukungan. Ia mengatakan pembagian tugas antara Prabowo dan Sandi di klaim untuk mengoptimalkan kampanye terbuka yang berlangsung tidak sampai satu bulan.
 
"Tidak semua wilayah bisa kami datangi. Jadi ada yang Pak Prabowo datang, ada Bang Sandi datang, ada yang juru kampanye nasional yang datang," ujar Andre.


Sandiaga Memulai Kampanye dari Jawa Tengah


Terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua BPN, Ahmad Muzani, mengatakan Sandiaga Uno akan memulai kampanye terbuka di Jawa Tengah yakni di Sragen pada 24 Maret mendatang.

Namun, berbeda dengan yang diungkap Andre, Muzani mengatakan ada di beberapa titik Prabowo dan Sandi akan melakukan kampanye bersama.

"Keduanya akan bertemu di titik-titik tertentu dan kampanye ini akan kita jadikan sebagai sebuah pesta bagi lebaran rakyat di setiap kampanye," jelasnya

Diketahui KPU membagi kedua pasangan calon ke dalam dua zona utama dalam pelaksanaan kampanye akbar. Prabowo-Sandi mendapat jatah lebih dulu berkampanye di zona A sedangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di zona B.

Zona A meliputi daerah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua.

Sementara, Zona B terdiri dari daerah Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat.

Nantinya, kedua paslon dan partai politik pengusung akan saling bertukar posisi setiap dua hari sekali hingga 13 April 2019 untuk menggelar kampanye rapat umum di daerah yang telah ditentukan.

(jps/kid)