Ia mengamuk kepada wartawan yang hendak memotretnya ketika turun dari mobil tahanan.
Seorang wartawan media online Viva berinisial FS terkena pukulan Hercules hingga tangannya bengkak. FS menceritakan kronologi peristiwa keributan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Hercules turun dari mobil tahanan, FS dan wartawan lainnya menyebar ke berbagai sudut untuk memotret Hercules yang mengenakan baju hitam.
Setelah itu, ia mendengar Hercules berteriak sebelum masuk ke ruang tahanan. Ia menduga Hercules marah karena tidak ingin dipotret.
"Dia marah, terus yang saya lihat dia mencoba mengejar anak fotografer yang paling dekat, eh anak fotografernya kabur," tuturnya.
Lihat juga:Hercules Divonis Delapan Bulan Penjara |
FS akhirnya ikut kabur karena merasa panik. Ia ingin menyelamatkan diri dari amukan Hercules yang saat itu tidak diborgol. Para wartawan pun kocar-kacir.
Kemudian ia melihat anak buah Hercules meminta kepada para wartawan untuk mundur dan tidak mengambil gambar. Ia mengatakan aparat tidak berada di sekitar tempat kejadian.
"Pas lagi bubar itulah kebetulan saya kejebak di antara dua mobil, mau kabur terhalang mobil. Dia (Hercules) masih ngejar ternyata. Terus kebetulan yang paling dekat saya kali ya, jadi saya yang kena pukul," ujarnya.
Bangunan di bagian basement Pengadilan Negeri Jakarta Barat tempat Hercules mengamuk sebelum disidang. (CNN Indonesia/ Andry Novelino) |
"Alhasil tangan saya sih, saya lihat merah kayak bengkak gitu kecil, enggak gede kok untung saja. Saya enggak tahu dia pukul pakai tangan apa," ujarnya.
Saat pemukulan itu, FS sedang memegang ponsel yang digunakan untuk merekam video kejadian. Dia pun menunjukkan hasil rekaman videonya tak sempurna karena tangannya terkena pukul.
Hercules divonis delapan bulan penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat atas perkara perusakan dan pendudukan lahan PT Nila Alam di Kalideres, Jakarta.
Terkait pengamanan sidang kali ini, Kepala Bagian Operasi Operasi Polres Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Priyo Budi Utomo mengklaim telah mengerahkan ratusan personel kepolisian sudah berjaga-jaga sejak pukul 10.00 WIB.
"Pengamanan kita ada sekitar 300 [personel]. Ada dari Polsek, Polres dan Polda. Tadi apel persiapan sejak pukul 09.00 WIB," kata Priyo.
Lihat juga:Hercules Usir Polisi dari Ruang Sidang |
[Gambas:Video CNN] (ani/pmg)
Bangunan di bagian basement Pengadilan Negeri Jakarta Barat tempat Hercules mengamuk sebelum disidang. (CNN Indonesia/ Andry Novelino)