Survei CSIS juga menemukan bahwa latar belakang pendidikan pemilih Prabowo-Sandi lebih tinggi ketimbang Jokowi-Ma'ruf.
Sebanyak 57,3 persen pemilih Jokowi-Ma'ruf berlatarbelakang SD hingga SMP, sementara pemilih Prabowo-Sandi di jenjang pendidikan itu hanya 28 persen. Sebanyak 1,1 persen belum menentukan jawaban dan 13,5 persen tidak menjawab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari segi pekerjaan, 58,5 persen petani dan nelayan memilih Jokowi, sementara Prabowo-Sandi hanya 27 persen.
Pemilih tertinggi dari Prabowo-Sandi sebanyak 48,2 persen berprofesi sebagai PNS dan guru, Jokowi-Ma'ruf hanya 33,7 persen.
Survei CSIS dilakukan pada 5-13 Maret 2019. Responden survei sebanyak 1.960 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Penarikan responden dilakukan secara acak menggunakan metode multistage random sampling. CSIS mengklaim membiayai sendiri survei tersebut.
Margin of error survei CSIS sebesar plus minus 2,21 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
CSIS melakukan quality control dengan mendatangi kembali responden terpilih yang dipilih secara acak sebesar 10 persen dari total sampel. Sementara 60 persen dari total sampel diverifikasi dan divalidasi ulang melalui telepon.