Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS dari Hantu yang Mau Memilih

CNN Indonesia | Selasa, 02/04/2019 18:25 WIB
Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS dari Hantu yang Mau Memilih Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, saat pidato di Kampanye Akbar, di Padang. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Padang, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengajak para pendukungnya menjaga seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari potensi kecurangan pada Pilpres 2019, 17 April nanti. Ia menyinggung sampai saat ini yakni 12 hari menuju Pilpres 2019, masih terdapat sejumlah data pemilih yang bermasalah.

"Jangan sampai ada hantu-hantu mau milih, jangan sampai ada tuyul-tuyul yang datang, jangan sampai ada orang mati datang ke TPS," kata Prabowo saat menyampaikan orasinya di Wisata Danau Cimpago, Padang, Sumatra Barat, Selasa (2/4).

Seruan itu pun dijawab "siap" oleh para pendukungnya. Kemudian Prabowo kembali bertanya kepada pendukungnya soal ancaman pada saat pencoblosan nanti.


"Bagaimana 17 April, kalian takut apa berani? Jika ada yang mengintimidasi takut tidak?" ucap dia.


Pertanyaan itu kembali dijawab "tidak" oleh pendukungnya. Mendengar hal itu, Prabowo pun yakin akan mendapatkan dukungan penuh. Ia kembali menegaskan nantinya jika menang, bukan hanya dia, namun masyarakat juga menang.

"Terima kasih atas keberanian kalian, terima kasih untuk dukungan anda semua. Kita tahu rakyat ingin perubahan, ingat coblos 02 bukan untuk Prabowo-Sandi, tapi untuk masa depan anak cucu kalian," tuturnya.

Menurut dia, dukungan diberikan demi menghilangkan hal-hal yang tidak baik. "Kau mencoblos 02 karena kau tidak suka kezaliman, kau tidak suka ketidakadilan, kau tidak suka aparat yang tidak netral," ujar dia.


Prabowo Subianto tiba di lokasi kampanye sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadiran Prabowo disambut ribuan orang yang memenuhi jalanan di sekitar danau, yakni depan panggung yang dipersiapkan untuk acara tersebut. Prabowo disambut oleh teriakan para pendukungnya yang juga dipandu oleh pembawa acara.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengklaim kampanye Prabowo di Sumbar kali ini menjadi kampanye yang paling meriah se-Indonesia.

Diketahui, pada Pilpres 2014, Prabowo yang kala itu berpasangan dengan Hatta Rajasa, meraih 1.797.505 (76,92 persen) suara, sementara Jokowi-Jusuf Kalla hanya mendapat 539.308 suara (23,08 persen). Kali ini, Andre menargetkan perolehan suara mencapai 85 persen.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz menyampaikan pihaknya bakal membereskan masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 pada bulan ini.

Ia menyebut KPU terkendala dalam perampungan potensi data ganda karena di saat bersamaan perlu menyelesaikan proses persiapan pemilu lainnya.

Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS dari Hantu yang Mau MemilihKomisioner KPU Viryan Azis. (CNN Indonesia/Fachri Fachrudin)

"Semuanya perlu dialokasikan tenaganya, sehingga tidak bisa cepat. Intinya insyaallah kami akan selesaikan di bulan ini," ujar dia saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/3).

Viryan menyampaikan potensi data ganda di DPT Pemilu 2019 saat ini sekitar 770 ribu. Angka itu merupakan hasil penelusuran tim KPU dan juga Partai Gerindra yang mengajukan permohonan pengecekan DPT.

Ia juga menyebut KPU akan memverifikasi temuan 17,5 juta data janggal DPT Pemilu 2019 yang ditemukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

(ani/ain)