Video 'Habisi Ahok' Viral, Ma'ruf Yakin Ahokers Tetap Jokowi

CNN Indonesia | Kamis, 04/04/2019 14:55 WIB
Video 'Habisi Ahok' Viral, Ma'ruf Yakin Ahokers Tetap Jokowi Ma'ruf Amin yakin pendukung Ahok atau Ahokers tak berpaling dari Jokowi di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menyakini para pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau Ahokers tak akan meninggalkan Joko Widodo di Pilpres 2019

Hal itu disampaikan untuk merespons beredarnya video Ma'ruf yang viral di media sosial karena menyebut 'Ahok sumber konflik di Indonesia'.

"Ya enggaklah [pendukung Ahok tinggalkan Jokowi]," tegas Ma'ruf saat ditemui di Garut, Jawa Barat, Rabu (4/4).


Ma'ruf tak mempersoalkan beredarnya video tersebut. Namun dia tak mengetahui secara pasti motif utama para penyebar video pernyataan dirinya itu di media sosial ketika bertepatan dengan gelaran kampanye Pilpres 2019.


Ma'ruf menjelaskan bahwa video itu diambil ketika para ulama mengajaknya untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden RI di Pilpres 2019.

"Dia [para ulama] mengaca itu bisa berhasil ketika Anies mengalahkan Ahok di Jakarta. Begitu," kata Ma'ruf saat ditemui di Garut, Jawa Barat, Kamis (4/4).



Meski begitu, Ma'ruf lantas menolak untuk mendukung Anies maju sebagai Capres. Ma'ruf menyatakan bahwa para ulama yang hadir saat itu percaya bahwa Anies bisa mengalahkan Jokowi dengan berkaca pada kasus Pilkada DKI Jakarta.

Ma'ruf menegaskan bahwa kondisi Pilkada DKI Jakarta 2017 berbeda dengan Pilpres 2019. Ia menyatakan bahwa Ahok memang menjadi sumber konflik saat pergelaran Pilkada DKI 2017.


Selain itu, Ma'ruf menegaskan bahwa video itu dalam kondisi tak utuh ketika diunggah ke media sosial. Ia menyatakan bahwa masyarakat akan mengerti konteks pembicaraannya kala itu apabila videonya dilihat secara utuh.

"Ya saya kira videonya enggak utuh dia, kalo utuh kan tau orang. Jadi kenapa saya mengatakan begitu, karena memang pak Jokowi mau disamakan dengan Ahok. Ya ga bisa lah beda. Pak Jokowi bukan sumber konflik," kata dia.

Sebelumnya dalam video yang beredar di media sosial, Ma'ruf terlihat berbicara dengan sejumlah orang, termasuk salah satu di antaranya Ustaz Yusuf Mansur. Ma'ruf mengatakan: 'Ahok merupakan sumber konflik. Bangsa ini akan konflik, tidak akan berhenti kalau Ahok tidak.... Maka itu.. Maka itu Ahok harus kita habisi... Itu sudah pakainya fikih siyasah namanya'.

[Gambas:Video CNN] (rzr/DAL)