"Karena suket tidak bisa dimanipulasi dan tidak bisa disalahgunakan, karena oleh Dukcapil juga sesuai ada NIK-nya sehingga bisa digunakan," ucap dia, usai melaksanakan apel bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri, di Silang Monas, Jakarta, Jumat (5/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, kata dia, masyarakat yang sudah merekam data e-KTP sudah mencapai 98 persen.
Lebih lanjut, Tjahjo juga meminta semua jajaran Kemendagri, Satpol PP, dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk ikut menggerakkan masyarakat untuk merekam data e-KTP.
"Kedua, menggerakkan, organisir masyarakat yang punya hak pilih mari untuk datang ke TPS karena dijamin aman, dijamin diberi kebebasan, dijamin penyelenggara pemilu KPU juga sangat-sangat profesional untuk masyarakat Pileg dan Pilpres ini," tutup Tjahjo.
[Gambas:Video CNN] (sas/arh)