Data Badan Pusat Statistik Daerah Jawa Barat, produksi padi Indramayu dari 2010 hingga 2015 berkisar antara 1,2 hingga 1,4 juta per tahun. Jokowi optimistis dapat meningkatkan produksi tani di angka 2 juta ton setiap tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya, Indramayu harus tetap menjadi lumbung pangan Indonesia. Kami juga sudah menyediakan alat mesin pertanian, sehingga mendatang setahun bisa dua hingga tiga kali panen," lanjutnya.
Dalam kampanye di Indramayu Jokowi juga kembali memamerkan tiga kartu saktinya di hadapan pendukungnya. Ketiga kartu itu adalah Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar Kuliah, dan Kartu Pra Kerja.
Imbau Warga Lawan Hoaks
Hal lain yang disampaikan Jokowi adalah imbauan agar warga Indramayu mewaspadai hoaks yang beredar pada 14 hari jelang hari H pemungutan suara. Ia meminta pendukungnya untuk melawan isu itu.
Lihat juga:PDIP Jabar: Yang Tuduh Jokowi PKI, Pembunuh |
Ia mencontohkan hoaks yang kemungkinan beredar adalah soal pendidikan agama akan dihapus, perkawinan sejenis diperbolehkan lalu azan dilarang apabila dia terpilih.
"Kalau sudah ngerti semua rapatkan barisan, konsentrasi ke tanggal 17 April. Pertama, ajak teman-teman, saudara-saudara, teman sekampung untuk datang berbondong-bondong ke TPS tanggal 17 April, setuju? Ajak semua," bebernya. (sah/wis)