Hal itu ia katakan untuk merespons tantangan Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon yang menyebut kubu Jokowi tak akan bisa menyaingi Prabowo di GBK pada 13 April mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata dia, kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf di GBK nanti akan mempersatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia. Dia bilang kampanye akbar akan diisi lebih dari 1000 pekerja seni, relawan dan ormas-ormas pendukung Jokowi untuk menyemarakkan kampanye tersebut.
Massa Kampanye Prabowo Stagnan
Terpisah, juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai tidak ada penambahan massa yang signifikan dalam kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di GBK kemarin.
Karding menyebut massa Prabowo-Sandiaga Uno yang hadir dalam tiap momentum kampanye terbuka hanya berasal dari kalangan ormas muslim. Lebih khusus lagi berasal dari massa yang digerakkan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
"Demografi yang selama ini hadir kampanye hanya dari kalangan ormas muslim, yang dulu memberikan tekanan dalam Pilkada DKI. Hal ini menjadi stagnasi, karena tidak berkembang," kata Karding.
Fadli Zon sebelumnya meyakini kubu TKN Jokowi-Ma'ruf tak akan mampu mengumpulkan massa sebesar yang hadir di GBK kemarin dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi.
"Belum ada kampanye semasif ini sampai meluber ke luar yg saya kira sampai lebih dari satu juta orang," katanya. (rzr/wis)