FOTO: Satgultor TNI Asah Ketajaman Basmi Terorisme

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 16:05 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- TNI menggelar latihan penanggulangan terorisme gabungan yang melibatkan Satuan-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo-90 Paskhas TNI AU.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar latihan penanggulangan terorisme gabungan yang melibatkan Satuan-81 (Sat-81) Kopassus TNI Angkatan Darat (AD), Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI Angkatan Laut (AL) dan Satbravo-90 Paskhas TNI Angkatan Udara (AU) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa, (9/4). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Latihan ini mengusung skenario kelompok teroris asing yang berhasil menguasai lokasi rapat koordinasi yang diselenggarakan pemerintah dan menyandera orang-orang yang berada di dalam lokasi rapat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Simulasi operasi antiteror dibuka dengan aksi penembak jitu TNI  yang melumpuhkan teroris yang berada di atap gedung dan garis pantai. Teroris tersebut menjadi sasaran pertama karena fungsinya sebagai mata kawanan teroris untuk memantau situasi di luar lokasi yang mereka kuasai. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Secara simultan, pasukan Gultor TNI juga melakukan infiltrasi dari udara dengan menggunakan satu unit helikopter Super Puma dan Bell. Pasukan yang berada di atap gedung menuruni gedung dengan tali dan meledakkan kaca gedung untuk memberikan unsur kejutan sekaligus menerobos masuk ke dalam gedung. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Setelah mata para teroris itu dilumpuhkan, operasi dilanjutkan dengan serbuan oleh pasukan infantri mekanis yang menyerbu dari pintu depan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Bagian akhir simulasi adalah operasi penyisiran oleh Unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) di lokasi penyanderaan untuk melakukan deteksi dan evakuasi terhadap bahan peledak yang ditemukan di lokasi penyanderaan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Setelah lokasi dinyatakan steril kode Bravo Zulu kemudian diumumkan sebagai sinyal bahwa misi berhasil dilaksanakan dan dilanjutkan dengan penyerahan teroris yang berhasil di tangkap kepada satuan kewilayahan dan kepolisian. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Latihan gabungan penanggulangan terorisme ini mengusung tema
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanyo, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna turut hadir di lokasi simulasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tujuan diadakannya latihan ini adalah menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang diperkirakan akan terjadi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)


BACA JUGA