Presiden KSPSI Instruksikan Buruh Coblos Jokowi

CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 17:37 WIB
Presiden KSPSI Instruksikan Buruh Coblos Jokowi Capres Joko Widodo dalam kampanye bersama Relawan Buruh 'Sahabat Jokowi', di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (9/4). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Bandung, CNN Indonesia -- Para buruh diinstruksikan untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Instruksi pemilihan Jokowi-Ma'ruf itu dilontarkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam kampanye Jokowi bersama Relawan Buruh 'Sahabat Jokowi', di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/4).

"Instruksi saya sebagai Presiden KSPSI, seluruh anggota KSPSI di seluruh Indonesia, saya instruksikan coblos nomor 01. Siap semua," kata Andi.


Pria yang juga menjabat Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) menyebut relawan buruh dan anggota KSPSI akan setia mengawal kemenangan Jokowi-Ma'ruf sampai akhir. Menurut Andi, pihaknya telah mengawal Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta 2012 lalu.

Andi mengatakan puluhan ribu buruh juga telah siap untuk hadir dalam kampanye akbar pasangan Jokowi-Ma'ruf di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 13 April mendatang.

"Jangan ada yang menggangu kehormatan dan kewibawaan Pak Jokowi. Kita akan siap berhadapan dengan siapa pun," ujarnya.

Sementara itu, Jokowi meminta para relawan tak terpengaruh dengan kabar bohong alias hoaks dan fitnah jelang Pilpres 2019. Menurutnya, sisa waktu delapan hari ini digunakan untuk meluruskan hoaks dan fitnah yang terus disebar.

"Jangan sampai kita terkena kabar bohong. Kita harus berani melawan dan meluruskan. Hati-hati tolong siluruskan dan dibetulkan sehingga mereka tidak goyah terhadap pilihan yang sudah ada," kata Jokowi.

Jokowi mengingat kepada para pendukung dan masyarakat agar datang berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April mendatang. Ia meminta pendukungnya menggunakan pakaian serba putih karena akan memilih kandidat yang memakai baju putih.

"Kalau bisa memakai baju putih. Karena yang akan kita coblos bajunya putih," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (fra/arh)