Hal ini disampaikan Sandi saat berkunjung ke Sukabumi dan bertemu dengan sejumlah emak-emak di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Sandi bahkan berani menyebut jika tarif listrik telah diturunkan sebanyak 20 persen maka uangnya akan kembali ke masyarakat.
Ilustrasi meteran listrik. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa) |
"Uangnya kita kembalikan kemana? Ke kantong emak-emak biar kantong emak-emak kantongnya isi penuh duit, bukan penuh kartu mau banyak kartu atau banyak duit," kata dia.
Lebih lanjut, dalam kesempatan itu Sandi juga menerima beberapa lembar uang dari pendukungnya saat akan berorasi kampanye di Jalan Lingkar Selatan, Cibereum, Kota Sukabumi.
Saat berkampanye di lapangan Karebosi, Makassar Sulawesi Selatan, Minggu (24/3), capres nomor urut 02 Prabowo Subianto juga berjanji akan menurunkan Tarif Dasar Listrik (TDL) dalam 100 hari setelah dilantik sebagai presiden. Namun, ia enggan menjelaskan caranya karena takut ditiru.
Direktur Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai janji Prabowo itu berpotensi membahayakan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Menurut dia, margin keuntungan yang diraih PLN saat ini terbilang rendah dari penjualan listrik, yakni hanya 2 persen.
Foto: CNN Indonesia/Asfahan Yahsyi |
Biasanya, kata dia, tarif listrik akan dievaluasi setiap tiga bulan sekali. Sejak awal tahun ini, pemerintah tak mengerek harga listrik, tapi justru memberikan diskon. Besarannya bervariasi dari 50 persen sampai 100 persen.
[Gambas:Video CNN] (tst/arh)
Ilustrasi meteran listrik. (
Foto: CNN Indonesia/Asfahan Yahsyi