Wanita Rekan Bowo Sidik Mangkir dari Panggilan KPK

CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 21:11 WIB
Wanita Rekan Bowo Sidik Mangkir dari Panggilan KPK Gedung Merah Putih KPK. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wanita yang ikut diamankan saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bowo Sidik Pangarso, Siesa Darubinta, mangkir dari agenda pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (12/4).

Belum ada informasi terkait alasan mangkirnya Siesa dalam agenda pemeriksaan tersebut. Siesa sendiri diketahui akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti.

"Siesa Darubinta, saksi untuk AWI (Asty Winasti), tersangka suap pelaksanaan kerjasama pengangkutan antara PILOG dan PT HTK tidak hadir. Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Jumat (12/4).


Diketahui, Siesa sempat ikut diamankan saat operasi tangkap tangan pada (27/3). Dia ikut diamankan bersama dengan sopir Bowo Sidik di sebuah apartemen milik Bowo Sidik.

Bowo bersama Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti dan Indung, sebelumnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka suap kerja sama distribusi pupuk PT PILOG dengan PT HTK.

Bowo diduga meminta komisi kepada PT HTK atas biaya angkut yang diterima sejumlah US$2 per metric ton. Ada enam kali penerimaan yang diduga telah terjadi sebelumnya di sejumlah tempat sebesar Rp221 juta dan US$85.130.

KPK mengendus Bowo juga menerima uang di luar kasus dugaan suap kerja sama distribusi pupuk. Tim KPK kemudian menemukan uang sejumlah Rp8 miliar di Kantor PT Inersia, perusahaan milik Bowo.

Uang sekitar Rp8 miliar dalam pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu itu telah dimasukkan dalam amplop-amplop. Uang yang berada dalam 400 ribu amplop itu tersebut diduga bakal digunakan Bowo untuk 'serangan fajar' Pemilu 2019.

[Gambas:Video CNN] (SAH/arh)