Pemilih Dilarang Selfie di TPS Saat Mencoblos

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 14:39 WIB
Pemilih Dilarang <i>Selfie</i> di TPS Saat Mencoblos Ilustrasi pemungutan suara pemilu. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang pemilih melakukan swafoto atau selfie di dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat proses pencoblosan Pemilu 2019.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyampaikan larangan itu dibuat untuk menjaga asas kerahasiaan dalam pemilu.

"Dalam peraturan KPU kita sudah mengatur itu, di mana kita melarang pemilih berswafoto atas pilihan politiknya. Jadi berbeda maknanya dia pemilih dilarang berswafoto atas pilihan politiknya di surat suara, itu dilarang," kata Wahyu di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (16/4).

Wahyu berujar larangan berswafoto juga diterapkan untuk mempersingkat waktu. Sebab waktu di TPS terbatas, sedangkan jumlah surat suara dan pemilih banyak.



Sebab itu, petugas TPS akan mengingatkan aturan tersebut. Setiap pemilih akan diminta menitipkan gawai saat hendak akan mencoblos.

"Kita akan menyiapkan tempat untuk menitipkan, kalau pemilih datang ke TPS, sebelum masuk dia ada tempat untuk menitipkan handphone," tuturnya.

Pemilu 2019 akan diselenggarakan pada 17 April 2019. Sebanyak 192.866.254 orang tercatat sebagai pemilih dalam DPTHP3 Pemilu 2018.


Sebelumnya kalangan masyarakat sipil meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melarang masyarakat memotret atau merekam video di TPS, baik saat pencoblosan maupun ketika penghitungan suara.

Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan rencana mendokumentasikan aktivitas di TPS bisa menimbulkan suasana tak nyaman.

Calon presiden nomor 01 Joko Widodo pernah mengajak masyarakat mengawasi dan memfoto proses penghitungan suara di masing-masing TPS.

"Seluruh rakyat saya ajak semua untuk melihat TPS, hasilnya dijepret (difoto). Jadi kalau nanti ada yang curang gampang carinya," kata dia usai kampanye di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4).

(dhf/pmg)