Kelima lembaga tersebut adalah LSI Denny JA, Litbang Kompas, Indo Barometer, Kedai Kopi (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia), dan CSIS (Center for Strategic and International Studies).
Hasil quick count LSI Denny JA yang sudah mencapai 94,60 persen per pukul 18.22 WIB itu menunjukan paslon Jokowi-Maruf unggul dengan 55,32 persen suara. Sedangkan paslon Prabowo-Sandi meraih 44,68 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Indo Barometer pada pukul 18.22 WIB telah mencapai 83 persen data masuk. Hasil quick countnya menunjukan Jokowi-Maruf juga unggul dengan 53,67 persen suara dan Prabowo-Sandi dengan 46,33 persen suara.
Sedangkan CSIS berdasarkan 92,9 persen suara masuk sampai pukul 18.40 WIB, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 55,5 persen, sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 44,5 persen.
Lembaga survei lainnya yakni Median pada pukul 18.22 WIB masih berada pada kisaran 51,93 persen data masuk. Hasilnya, perolehan 53,84 persen suara untuk Jokowi-Maruf dan 46,16 persen untuk Prabowo-Sandi.
Hasil hitung cepat berasal dari survei dan bukan hasil perhitungan resmi. Jumlah suara resmi tetap menunggu perhitungan suara manual oleh Komisi Pemilihan Umum.
Untuk diketahui rakyat Indonesia telah menggunakan hak suara padanya pada Pilpres, Rabu (17/4) untuk menentukan sosok pemimpin Indonesia selama lima tahun ke depan. Salah satu cara paling cepat untuk mengetahui hasil Pemilu 2019 ini adalah melalui quick count atau hitung cepat.
CNNIndonesia.com sejak pukul 15.00 WIB merilis hasil hitung cepat Pemilu 2019 dengan menggandeng lima lembaga survei yaitu, LSI Denny JA, Litbang Kompas, Indo Barometer, KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia), dan Median.
Hasil quick count Pilpres 2019 itu secara lengkap bisa disimak di sini. (ani/osc)