"Sejak siang agak terganggu, cegukan terus. Enggak tahu ya kenapa terjadi seperti itu," tutur Ferdinand saat dihubungi, Kamis (18/4).
Saat Prabowo dan petinggi BPN lainnya konferensi pers, lanjutnya, Sandi berada di dalam rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo menggelar konferensi pers dan menganggap dirinya menang sesuai penghitungan tim BPN di lapangan. Dia bersama petinggi BPN lainnya sempat sujud syukur atas klaim kemenangannya itu.
"Tetapi beliau memilih untuk istirahat dulu karena memang mengganggu sekali cegukannya," ucap dia.
Lihat juga:Prabowo-Sandi Kalah di Rutan Ahmad Dhani |
Sebagian besar proses penghitungan suara di TPS sudah dilaksanakan pada Kamis (17/4). Mayoritas lembaga survei melalui metode quick count menyatakan paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf unggul sementara.
Meski begitu, Prabowo mengklaim unggul sejauh ini. Dia merujuk dari hasil exit poll yang dilakukan tim BPN di lapangan.
Prabowo dua kali menggelar konferensi pers di depan rumahnya, di Jalan Kertanegara. Pertama ia menyebut ada pelanggaran yang terjadi di pilpres dan menuding ada lembaga survei yang mengarahkan opini pada kekalahan kubunya.
Saat memberikan keterangan kedua, Prabowo mengklaim dirinya sudah memenangi pemilu dengan perolehan suara 62 persen. Ia menyebut angka itu berasal dari penghitungan real count dari 320.000 TPS. Kendati demikian, ia tidak menjelaskan sumber penghitungan itu.
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tidak tampak bersama Prabowo dan petinggi BPN lainnya kala menggelar konferensi pers. Malam harinya, saat meninggalkan kediaman Prabowo, Sandi bungkam. Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada wartawan.
Tonton juga VIDEO: Prabowo Klaim Menang dan Minta Pendukung Awasi TPS
[Gambas:Video CNN] (bmw/pmg)