Merujuk dari hasil quick count sejumlah lembaga survei, perolehan suara Demokrat secara nasional berkisar di angka 8 persen. Demokrat sendiri memasang target perolehan suara sekitar 11 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan karena gabung BPN, tapi karena koalisi lebih banyak gunakan isu identitas," tutur Andi.
"Bukan hanya Demokrat yang jadi korban isu identitas, tetapi Gerindra juga enggak sadar kehilangan suara dari coat-tail effect," tutur Andi.
Meski begitu, Andi mengatakan partainya tetap bersyukur dengan perolehan suara 8 persen sejauh ini. Meski tidak memiliki capres-cawapres, tidak memainkan politik identitas, dan tidak menggunakan kekuasaan sebagai penekan serta logistik yang minim, Andi menilai angka itu sudah cukup memuaskan.
Pihak BPN Prabowo-Sandi sendiri belum menanggapi pernyataan Andi.
Hasil quick count Litbang Kompas, dengan jumlah suara yang masuk mencapai 87 persen, menyatakan bahwa Partai Demokrat meraih 8,03 persen suara atau berada di peringkat tujuh.
Hasil quick count Indo Barometer, dengan jumlah suara yang masuk mencapai 91,58 persen, menunjukkan bahwa Partai Demokrat ada di peringkat ketujuh dengan capaian 7,63 persen suara.
Senada, hasil quick count LSI Denny JA menunjukkan Demokrat ada di rengking ketujuh dengan capaian suara 6,80 persen.
[Gambas:Video CNN] (bmw/arh)