Amankan Paskah, Gegana Ikut Jaga Gereja Katedral

CNN Indonesia | Jumat, 19/04/2019 12:08 WIB
Amankan Paskah, Gegana Ikut Jaga Gereja Katedral Polisi berjaga di sekitar Gereja Katedral saat Jumat Agung. (CNN Indonesia/Ulfa Arieza)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal Maulana mengatakan kepolisian menerjunkan Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya pada pelaksanaan Jumat Agung di Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (19/4).

Secara keseluruhan personel gabungan TNI-Polri sebanyak tiga Satuan Setingkat Peleton (SST) setara 60 personel dikerahkan menjaga keamanan Trihari Suci mulai Kamis (18/4) hingga Minggu (20/4), di lokasi itu.

"Sebelumnya jam 6.30 WIB kami melaksanakan sterilisasi oleh Satuan Brimob Polda, lanjut kemudian pengamanan dari Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat sebanyak 1 pleton, berikut dari Polsek 12 personel melakukan pengamanan di Gereja Katedral," katanya di Jakarta, Jumat (19/4).


Trihari Suci terkait Paskah ini sendiri terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci (Vigili Paskah). Rangkaian itu diakhiri dengan ibadah sore Minggu Paskah.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, beberapa petugas dari tim gabungan TNI dan Polri tampak berjaga di kawasan Gereja Katedral Jakarta maupun sekitar Masjid Istiqlal. Selain itu, tampak mobil gegana dan mobil polisi yang bersiaga di tepi jalan. Kondisi lalu lintas sendiri terpantau ramai lancar.

Umat Kristiani menjalani ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (19/4). Umat Kristiani menjalani ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (19/4). (CNN Indonesia/Ulfa Arieza)
Umat Kristiani terpantau ramai mendatangi Gereja Katedral untuk melaksanakan ibadah misa. Menjelang pukul 11.00, kaum Muslim juga mulai ramai mendatangi Masjid Istiqlal untuk melaksanakan ibadah salat Jumat.

Meski bertepatan dengan hari Jumat dimana umat Islam melakukan ibadah salat Jumat di Masjid Istiqlal tepat di seberang Katedral, Mirzal menyatakan pelaksanaan Jumat Agung maupun ibadah salat Jumat berlangsung lancar. Pengawalan sendiri sudah dilakukan sejak Kamis Putih kemarin.

"Alhamdulillah sampai saat ini semua kegiatan berjalan lancar," tuturnya.

Ia juga menegaskan rencana aksi syukuran dan sujud syukur Persaudaraan Alumni 212 tidak mengganggu pelaksanaan ibadah. Ia telah mengkonfirmasi bahwa aksi tersebut batal digelar di Masjid Istiqlal.

"Kami komunikasi dengan pihak tidak ada pemberitahuan kegiatan itu dan mungkin hari ini tidak ada kegiatan itu," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Humas Keuskupan Agung Jakarta dan Gereja Katedral Susyana Suwadie mengatakan bahwa pihak Gereja Katedral juga menerjunkan tim pengamanan internal.

Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Timur saat menjinakkan sebuah benda yang diduga bom di loket Pintu masuk Tol Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (18/5/2018)Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Timur saat menjinakkan sebuah benda yang diduga bom di loket Pintu masuk Tol Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (18/5/2018). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
"Untuk kelancaran dan kenyamanan umat dalam gereja kami memiliki tim pengamanan internal dari swadaya umat sejumlah 50 personil," katanya.

Gereja Katedral menyelenggarakan tiga hingga empat misa setiap harinya. Untuk Kamis Putih diadakan sebanyak tiga misa, yakni pukul 17.00,19.00, dan 21.00. Selanjutnya, Jumat Agung digelar tiga ibadat, yaitu pada pukul 12.00, 15.00, dan 18.00. Jumat Agung didahului dengan drama tablo Jalan Salib oleh OMK Katedral.

Sedangkan pada Malam Paskah akan digelar tiga misa, yaitu pada pukul 16.30, 20.00, dan 22.30. Terakhir, pada Minggu Paskah akan diadakan empat misa, yaitu pukul 07.00, 09.00, 11.00, dan 17.00.

[Gambas:Video CNN] (ulf/arh)