Tak Ditemani Sandi, Prabowo Kembali Sujud Syukur di Al-Azhar

CNN Indonesia | Jumat, 19/04/2019 13:20 WIB
Tak Ditemani Sandi, Prabowo Kembali Sujud Syukur di Al-Azhar Capres 02 Prabowo Subianto sujud syukur di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4), (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali melakukan sujud syukur terkait klaim kemenangannya dalam Pilpres 2019. Prabowo sujud syukur tepat setelah melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan.

Acara sujud syukur tersebut dipandu oleh Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al Khaththath. Sebelum melakukan sujud, mereka kompak meneriakkan kalimat takbir.

"Allahuakbar!" ucap Al Khaththath yang diikuti dengan sujud syukur oleh Prabowo dan jemaah masjid.


Prabowo melaksanakan salat Jumat di Al Azhar ditemani oleh ajudan. Hanya Fadli Zon yang terlihat menemaninya salat di sana. Sementara cawapresnya, Sandiaga Uno tak salat di sana.

Tepat setelah sujud syukur tersebut, jemaah yang mayoritas mengenakan pakaian serba putih serentak meneriakkan "Prabowo, Presiden". Sorak sorai itu terus berbunyi mengiringi Prabowo yang meninggalkan masjid.

Sebelumnya, Prabowo juga sudah melakukan sujud syukur karena mengklaim kemenangan Pilpres 2019 pada Rabu (17/4). Kemarin, Prabowo dan Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangannya di Pilpres 2019. Deklarasi itu diklaim berdasarkan hasil penghitungan tim internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Pada hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandi mendeklarasikan kemenangan presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen dan C1 yang telah kami rekapitulasi," kata Prabowo di Kartanegara, Kebayoran Baru, Kamis (18/4).

Hasil penghitungan internal BPN ini bertolak belakang dengan hasil quick count sejumlah lembaga survei. Dari hasil quick count enam lembaga survei yang dipantau oleh CNNIndonesia.com seperti Litbang Kompas, Indo Barometer, LSI Denny JA, Median, Kedai Kopi dan CSIS, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dari pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan angka rata-rata di atas 54 persen.

Sementara itu, real count KPU per Jumat (19/4) pukul 13.00 WIB sebanyak 14.023 dari 813.350 TPS atau 1,7241 persen, pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul dengan 55,81 persen. Prabowo-Sandi sementara itu mendapat 44,19 persen.

[Gambas:Video CNN] (bin/arh)