Ketua Bawaslu Sampang Insiyatun mengaku dugaan pencoblosan surat suara secara ilegal itu muncul berdasarkan berdasarkan video yang beredar di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya, kami meminta agar pengawas lapangan terus melakuan pendalaman tentang kasus ini," katanya.
Sebelumnya sebuah video berdurasi 19 detik viral di media sosial menampilkan seorang pria bercelana jins tengah sibuk mencoblos sejumlah surat suara untuk pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Pria itu didampingi wanita berkaus hitam. Ia diduga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), karena di dalam video itu sang pria ini menggunakan identitas KPPS.
"Makanya, kita cross-check secara langsung, untuk membuktikan kebenarannya. Kejadiannya memang di Sampang," kata Insiyatun.
Kasus lainnya yang juga terjadi adalah kasus penembakan dan bentrok massa, serta kasus pencurian kotak suara oleh salah satu pendukung calon legislatif.
Pemilu 2019 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sendiri diikuti oleh 821.014 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan di wilayah itu.
[Gambas:Video CNN] (arh)