BPN Sambut Ma'ruf Mau Ketemu Sandi: Bukan Akui Kemenangan

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 11:45 WIB
BPN Sambut Ma'ruf Mau Ketemu Sandi: Bukan Akui Kemenangan Sejumlah pihak mendorong pertemuan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf untuk dinginkan suasana usai Piplres 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyambut baik tawaran calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin yang berniat menjumpai Sandiaga dalam waktu dekat.

Juru bicara BPN Ferdinand Hutahaean menegaskan pertemuan antar pasangan calon yang bertarung di pilpres 2019 memang perlu dilakukan. Namun ia menegaskan pertemuan tersebut bukan untuk mengakui kemenangan atau rekonsiliasi.

"Keinginan Kiai Ma'ruf untuk bertemu pak Sandi kami sambut baik. Tapi ini bukan bentuk untuk mendukung kemenangan," kata Ferdinand kepada CNNIndonesia.com, selasa (23/4).


Selain itu, Ferdinand juga menyambut baik usulan jajaran ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengusulkan agar Prabowo dan Jokowi segera bertemu.


Ferdinand menegaskan BPN mendukung usulan pertemuan baik Prabowo dan Jokowi atau Sandi dan Ma'ruf sesegera mungkin sebelum pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pemilu 2019.

Ferdinand menilai pertemuan tersebut bermanfaat untuk mendinginkan suasana yang masih panas usai Pilpres 2019 digelar. Meski belum ada pemenang, Ferdinand mengaku polarisasi yang terjadi di masyarakat sudah sangat tajam.

Apalagi, kata Ferdinand, banyak kecurangan yang semakin jelas, seperti KPU yang selalu konsisten salah input dengan mengurangi suara yang masuk untuk Prabowo-Sandi dan menambah suara Jokowi-Ma'ruf.

Jubir BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Lebih lanjut, Ketua DPP Partai Demokrat ini menggarisbawahi pertemuan dua paslon tersebut bukan untuk lobi-lobi politik atau upaya melakukan tawar menawar (bargaining) terhadap kepentingan tertentu.

"Saya yakin Pak Prabowo ataupun Pak Sandi akan menyambut baik usulan Jokowi atau Ma'ruf untuk bertemu. Kita mau menunjukkan kalau pemimpin kita itu bisa bersatu, maka pendukungnya juga harus mau bersatu," kata Ferdinand.


Sebelumnya, Ma'ruf menyampaikan keinginannya untuk bertemu Sandi. Ma'ruf berharap pertemuan dengan Sandi itu nantinya sebagai langkah rekonsiliasi antara dua kubu pascapilpres 2019.

Namun mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu belum dapat memastikan kapan pertemuan dengan Sandiaga itu akan berlangsung. Ia menyatakan pertemuan itu akan digelar dalam waktu dekat.

Sementara itu, Wapres JK juga beharap Jokowi dan Prabowo segera melakukan pertemuan sebagai langkah rekonsiliasi usai Pilpres 2019.


Hal tersebut disampaikan JK usai bertemu dengan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh Islam di kediamannya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin malam (22/4).

"Tentu diharapkan tadi makin cepat, makin baik apabila Pak Jokowi dapat bertemu dengan Pak Prabowo," ujar JK.

[Gambas:Video CNN] (dal/DAL)