Komisioner KPU Ilham Saputra menyampaikan pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari KPUD Puncak Jaya terkait detail peristiwa tersebut.
"Sekarang sedang diinvestigasi siapa pelaku pembakaran, berapa TPS, kotak suara, dan surat suara yang dibakar," kata Ilham lewat keterangan tertulis, Rabu (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Kapolres Puncak Jaya Ajun Komisaris Besar Ari Purwanto menyebut kertas yang dibakar adalah dokuman tak terpakai. Untuk dokumen penting seperti berita acara, C1 plano, dan rekapan sudah aman dibawa ke Mulia.
"Mereka mengakui memang betul video itu terjadi di Tingginambut, namun mereka sampaikan bahwa yang dibakar oleh warga itu adalah dokumen-dokumen yang tidak diperlukan lagi," ujarnya.
"[Sementara] dokumen negara yang penting seperti rekapan, berita acara distrik, C1 plano dan lainnya semua sudah dibawa ke Mulia untuk rekapan rekapitulasi," tambah Ari. (osc/dhf/sur)