"Bagus kalau bisa," kata Zulhas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/4).
Lihat juga:Amien Rais Sebut Jokowi Totaliter Otoriter |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Zulhas di Istana Kepresidenan hari ini dalam kapasitas sebagai Ketua MPR yang diundang dalam acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Barnabas Orno.
Jokowi terlihat menyampaikan sesuatu kepada Zulhas. Sesekali wajah calon presiden petahana itu tersenyum. Sayangnya, tak terdengar apa yang dibicarakan antara Jokowi, Zulhas, dan Paloh.
"Ya kalau silaturahmi kan pasti banyak yang kami bicarakan. Soal pemilu terlalu lama sampai delapan bulan, habis energi," kata Zulhas.
Sementara itu Hasto Kristiyanto menyebut dalam perbincangan tadi tak dibahas secara khusus soal rencana pertemuan Jokowi dengan Prabowo. Namun, kata Hasto, Zulhas turut menyampaikan agar memikirkan langkah yang terbaik usai Pemilu 2019.
"Beliau banyak menyampaikan masukan-masukan, kita sebagai bangsa besar harus bertanggung jawab untuk masa depan negeri. Bersama-bersama memikirkan langkah-langkah terbaik," ujar Hasto.
"Ini adalah saran yang sangat positif dari Pak Jusuf Kalla dan jadi panduan bagi kami," katanya. (fra/wis)