Gatot mengatakan operasi tersebut digelar dalam rangka melalukan kegiatan Dikmas Lantas (pendidikan masyarakat lalu lintas). Berdasarkan catatan, kata Gatot, saat ini jumlah pelanggaran lalu lintas masih terbilang tinggi meski jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, pelanggaran melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, mengemudikan kendaraan di bawah umur serta mengemudikan kendaraan pada kecepatan maksimal.
Tiga titik tersebut berada di sepanjang Jalan Benjamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, lalu di sekitar gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat serta di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di simpang Coca-Cola.
Yusuf menuturkan untuk titik lainnya saat ini masih dalam proses pembahasan. Pasalnya, dikatakan Yusuf, pihaknya mesti mencari titik atau lokasi yang tidak akan menimbulkan dampak kemacetan selama operasi tersebut digelar.
"Kita melihat sikon artinya pada saat kapan kita melaksanakan kegiatan operasi simpatik dan nanti diharapkan dari kegiatan ini tidak menimbulkan suatu kemacetan," ujarnya.
Lebih lanjut, Yusuf mengungkapkan operasi kali ini setidaknya melibatkan 2.771 personel gabungan, mulai dari personel Ditlantas, TNI, hingga Dinas Perhubungan DKI Jakarta. (dis/wis)