"Update data jumlah anggota KPPS wafat sampai saat ini 304 orang, sakit 2.209 orang. Total 2.513 orang," ujar Sekretaris Jenderal KPU RI Arif Rahman Hakim kepada wartawan.
Jumlah ini bertambah dari sebelumnya yakni sebanyak 296 orang meninggal dan 2.151 sakit. Para anggota KPPS umumnya kelelahan atau mengalami kecelakaan.
Kemenkeu sebelumnya telah menyetujui usulan KPU untuk memberikan santunan kepada anggota KPPS yang meninggal dunia sebesar Rp36 juta per orang. Angka itu sesuai dengan yang diajukan oleh KPU.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief menyebut desain Pemilu 2019 berat karena tahapan-tahapan pemilu sudah diatur secara rigid dan harus dilakukan secara tepat waktu. Terlebih lagi, turut ditambah dengan beban penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang digelar dalam waktu yang bersamaan.
Arief tak menampik bila ketatnya waktu tahapan pemilu inilah yang menjadi penyebab padatnya beban kerja petugas sehingga banyaknya petugas KPPS dan pengawas pemilu 'berguguran' di saat bertugas.
[Gambas:Video CNN] (psp/dea)