Hal ini diungkapkan Anies setelah Ahok memberikan komentar terkair banjit Ibu Kota yang harusnya didahului dengan pencegahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi Pak Basuki, karena banjir yang kemarin itu bukan apa-apanya dibanding banjir yang pernah dialami pak Basuki," terang Anies.
Masih ditegaskan Anies, bahwa banjir yang dialami Jakarta beberapa waktu lalu karena meluapnya aliran sungai di pinggir kota Jakarta. Air yang meluap itu tumpah sampai ke Ibu Kota.
"Yang minggu lalu itu terjadi Anda lihat, Jatinegara, sekitar Kampung Pulo, sekitar Klender. Itu semua masih di wilayah-wilayah Selatan dan Timur. Banyakan di Utara karena permukaan kanal-kanal seperti Gunung Sahari air sungainya lebih tinggi daripada ke daratannya," tegas dia.
Ahok sebelumnya mengomentari banjir Ibu Kota yang terjadi beberapa hari lalu dengan mengatakan pada zamannya, banjir selalu dicegah dengan mengoptimalkan pompa air.
Selain itu, Ahok menyatakan di zamannya harus ada penyediaan alat berat untuk melakukan pengerukan.
"Sama pompa mesti diperhatikan. Jangan hidupin pompanya telat, kalau kamu telat, enggak keburu (banjir)," lanjutnya.
[Gambas:Video CNN] (ctr/wis)