Hal itu merespons cuitan Rizal Ramli yang mengaku mendapat informasi dari seorang Letkol TNI AD yang menyatakan bahwa capres 02 Prabowo Subianto menang pemilu berdasarkan laporan Babinsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak benar kalau kami memiliki hasil. Bagaimana kami memiliki hasil, penghitungannya saja masih berlangsung? Apalagi kalau kami dikatakan memiliki data formulir C1, apakah fotonya, itu tidak benar," ujar dia.
Mantan Menko Maritim Rizal Ramli mengaku mendapat info dari seorang Letkol TNI AD bahwa data Babinsa menunjukkan paslon 02 menang. (CNN Indonesia/Harvey Darian) |
Setelah mengetahui siapa sosok Letkol tersebut, Andika berkata TNI AD akan menyerahkannya kepada Pengadilan Militer untuk diproses secara hukum. Andika berkata tindakan tegas tersebut dilakukan karana citra institusi TNI tercoreng akibat ulah Letkol tersebut.
"Jadi selain memberikan info bohong kapada orang lain, dia juga membuat Angkatan Darat terlihat tidak netral. Padahal itu tidak kami lakukan. Jadi pasti kami proses hukum," ujarnya.
"Jadi saya menyatakan tidak akan melakukan apapun kepada Pak RR. Tetapi terhadap yang didiuga Letkol TNI AD ini pasti kami proses hukum. Karena dia berada di dalam kewenangan kami untuk memproses dengan beberapa alasan tadi," ujarnya.
Soal sanksi, Andika belum menentukannya. Ia hanya meminta semua pihak yang mengetahui siapa Letkol TNI AD yang memberi informasi bohong kepada Rizal Ramli untuk melapor kepada TNI AD.
[Gambas:Twitter]
"Kami punya unsur pengamanan. Asisten Pengamanan TNI ada di belakang saya. Kemudian Danpuspom TNI AD sebagai penyidik dalam sistem hukum pidana militer ada di belakang saya. Mereka masing-masing akan bergerak walaupun saya juga tadi katakan kalau memang ada info kepada kami itu akan lebih mempercepat proses," ujarnya.
Sebelumnya, Rizal Ramli menyebut seorang Letkol TNI AD memberi informasi bahwa Prabowo merupakan pemenang pemilu. Letkol TNI AD, kata Rizal, menyebut kemenangan Prabowo dari data yang diperoleh oleh Babinsa.
[Gambas:Video CNN] (jps/arh)
Mantan Menko Maritim Rizal Ramli mengaku mendapat info dari seorang Letkol TNI AD bahwa data Babinsa menunjukkan paslon 02 menang. (