Wiranto tidak akan membiarkan ada pihak yang mencerca hingga memaki Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang masih secara sah menjabat hingga Oktober 2019.
"Menurut saya kebebasan masih fine-fine saja. Tokoh-tokoh yang ngomong jawab dong, jangan panik," kata Fahri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masa segini banyak orang di pemerintahan jago-jago dapat gaji, dapat mobil dinas enggak bisa menjawab, enggak bisa menjelaskan ke media apa yang bisa bikin tenang di masyarakat. Jangan berlebihan," ujarnya.
Lebih lanjut, Fahri mengatakan cara-cara seperti itu merupakan keinginan dari 'setan gundul' yang ingin merampas kebebasan media dan para pihak yang ingin berbicara. Namun, Fahri tak menjelaskan siapa yang dirinya maksud sebagai 'setan gundul'.
"Itu orang-orang yang membawa hawa tidak baik ke dalam demokrasi kita. Demokrasi ini sudah segala-galanya bagi kita, jangan mau dihambat-hambat. Kebebasan itu paling penting, jangan kita kembali ke belakang," katanya.
Lihat juga:Wiranto Bentuk Tim Pantau Pencaci Jokowi |
Wiranto mengaku telah mengundang dan mengajak mereka bicara terkait pembentukan tim tersebut.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)