Bawaslu menemukan data tidak sinkron pada bagian daftar pemilih yang mencoblos dengan surat suara terpakai.
"Memang signifikan perubahannya sudah kami cek C1, memang signifikan. Kalau ini hanya soal teknis pemindahan data C1, maka kami sarankan duduk bersama-sama dan melibatkan panwas LN," kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin pada Rapat Rekapitulasi Suara Luar Negeri di Kantor KPU, Jakarta, Senin (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekapitulasi suara Perth sempat ditunda sebelumnya. Pada sore hari, Komisioner KPU Ilham Saputra menskors rapat agar PPLN Perth memperbaiki data.
Ilham pun menyetujui usul Bawaslu tersebut untuk menunda rekapitulasi hingga PPLN Perth merampungkan perbaikan data.
"Bawalsu mengatakan ini tidak ada yang manipulasi ya teman-teman. Bawaslu menyarankan untuk duduk bersama lagi, Perth kita pending ya. Tepuk tangan buat Perth," ujarnya.
Rekapitulasi suara PPLN Perth memenangkan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf dengan 3.836 suara. Sementara Prabowo-Sandi hanya meraih 609 suara. Sebanyak 10.157 orang tercatat sebagai pemilih di sana.
[Gambas:Video CNN] (dhf/dal)