Cahaya saat itu menjadi saksi fakta untuk Ratna di sidang lanjutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu karena saya pulang itu jam 18.00 WIB. Saya tahu dari karyawan di sana saja, semalam Pak Fadli Zon datang, tapi saya tidak melihat. Saya tidak tahu," ujarnya.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
"Yang saya dengar ada Pak Saiq Iqbal juga tapi saya tidak melihat, yang pertama Pak Said Iqbal dulu baru Fadli Zon," tuturnya.
Dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Kampung Melayu Kecil, Jakarta, Rabu (3/10/2018), Ratna mengakui bahwa kabar penganiayaannya hanya kebohongan. Ia juga mengaku sebagai pencipta hoaks terbaik.
Data percakapan yang terjalin itu pun ditampilkan di dalam ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/4).
Awalnya, Ratna mengirimkan foto dirinya dengan wajah yang tampak lebam serta diiringi keterangan foto 'Off The Record 21 September malam Bandara Bandung'. Ratna juga mengirimkan pesan berbunyi 08 harus tahu kasus apa yang mengancam saya itu.
Presiden KSPI Said Iqbal juga disebut mengunjungai rumah Ratna sebelum konferensi pers pengakuan Ratna digelar. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko) |
Selanjutnya, Ratna juga bertanya kepada Fadli jam berapa akan ke rumahnya. "Saya OTW dari DPR," kata Fadli.
Sementara itu, Ratna juga menghubungi Presiden KSPI Said Iqbal dengan mengirimkan foto wajah dirinya yang mirip seperti lebam.
"Segera ya Iqbal paling lambat tanggal 4 sebelum kk berangkat ke Chile," ujar Ratna dalam pesan singkat tersebut.
[Gambas:Video CNN] (gst/arh)
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi
Presiden KSPI Said Iqbal juga disebut mengunjungai rumah Ratna sebelum konferensi pers pengakuan Ratna digelar. (