Ketua KPU Arief Budiman membuka peluang tersebut lantaran hanya tinggal empat provinsi yang belum direkapitulasi.
"Tidak harus tanggal 22 Mei, tapi sampai dengan hari ini kan kita masih mendesain hingga tanggal 22 Mei karena belum bisa pastikan perkembangan rekapitulasi nanti seperti apa, kemudian kita menetapkannya selesai jam berapa," kata Arief kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Senin (20/5).
Hari ini KPU dijadwalkan menuntaskan rekapitulasi untuk Papua, Sumatra Utara, Maluku, dan Riau. KPU juga akan memutus hasil rekapitulasi suara Dapil Jakarta 2 yang terhambat karena pemungutan suara ulang di PPLN Kuala Lumpur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau hari ini yang diumumkan itu hasil perolehan suaranya yang ditetapkan. Setelah hasil perolehan suara, kita tunggu dalam tiga hari ke depan setelah ditetapkan apakah ada sengketa di MK atau tidak. Kalau tidak ada baru kemudian ditetapkan calon terpilih siapa," tutur dia.
Hingga saat ini, KPU telah merekapitulasi tingkat nasional 30 dari 34 provinsi. Untuk sementara, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan 76.230.430 atau setara dengan 55,08 persen suara sah. Sementara pasangan Prabowo-Sandi tercatat mendapatkan 62.175.128 suara atau 44,92 persen dari total suara sah.
Di pemilihan legislatif, PDIP untuk sementara menempati posisi teratas dengan raihan 23.079.354 suara atau 19,47 persen suara sah.
[Gambas:Video CNN] (dhf/dea)