FOTO : Pengamanan Ketat Jelang Aksi 22 Mei di KPU

Antara Foto,, CNN Indonesia | Senin, 20/05/2019 18:37 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamanan dilakukan petugas jelang aksi di Gedung KPU Pusat di Jakarta pada 22 Mei untuk memprotes dugaan kecurangan di Pemilu 2019.

Prajurit Yonif Para Raider 305/Tengkorak Brigif 17/Kostrad melakukan latihan fast roping saat apel pengamanan di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (20/5/2019). Prajurit TNI dari berbagai kesatuan membantu pengamanan saat pengumuman hasil Pemilu 2019. (ANTARA FOTO/Adam Waluyo)
Massa dari berbagai daerah bakal menggelar aksi di Gedung KPU pada 22 Mei terkait pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
TNI akan diperbantukan untuk menjaga objek vital. Tampak Personel TNI AD bersiaga di Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/5/2019). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Pelabuhan Tanjung Perak petugas berjaga untuk mengantisipasi pergerakan massa ke Jakarta terkait pengumuman hasil pemilihan presiden pada Rabu, 22 Mei 2019 di KPU. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Polisi menghentikan bus untuk diperiksa di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/5/2019) dini hari untuk mengantisipasi pergerakan massa ke Jakarta terkait pengumuman hasil pemilihan presiden pada Rabu, 22 Mei 2019 di KPU. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Razia juga digelar di Tegal di mana Polisi memberhentikan bus dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta di jalur Pantura, Maribaya. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Polisi memeriksa barang bawaan penumpang bus untuk mengantisipasi benda-benda berbahaya turut dibawa oleh warga masyarakat yang akan pergi ke Jakarta. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Penjagaan ketat dilakukan anggota Brimob di Terminal Purabaya (Bungurasih) Sidoarjo, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Penjagaan dan razia dilakukan ada informasi bakal ada aksi teror. Sebelumnya Densus 88 Antiteror menangkap sejumlah terduga teroris. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Selain memeriksa barang bawaan penumpang, polisi juga mengimbau kepada warga untuk tidak ke Jakarta jika bertujuan untuk mengikuti aksi pada tanggal 22 Mei. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)