Gerindra Peringkat Dua Pemenang Pileg, NasDem Lima Besar

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 07:50 WIB
Gerindra Peringkat Dua Pemenang Pileg, NasDem Lima Besar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Gerindra menempati urutan kedua dalam daftar partai pemenang pemilu legislatif (Pileg) 2019 dengan meraih 17, 5 juta suara atau 12,57 persen suara sah.

Perolehan suara Gerindra itu berdasarkan hasil final rekapitulasi nasional Pileg 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum yang diumumkan Selasa (21/5) dini hari di Jakarta.

Gerindra berada di bawah PDI Perjuangan yang menduduki peringkat pertama dengan perolehan 27 juta atau 19,33 persen suara sah.


Perolehan suara Gerindra ini lebih besar dari hasil Pileg 2014 lalu. Saat itu partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini menduduki peringkat tiga partai pemenang Pemilu, di bawah Golkar. Gerindra meraih 14, 7 juta atau 11,8 persen suara sah dan berhasil menempatkan 73 wakilnya di DPR periode 2014-2019.

Posisi ketiga yang pada Pileg 2014 diduduki Gerindra saat ini dihuni oleh Golkar yang meraih 17,2 juta suara atau 12,31 persen. Golkar diikuti oleh PKB yang mendapat 13,5 juta suara atau 9,69 persen.

Dari 16 partai politik yang bertarung di Pileg 2019, tercatat ada sembilan partai yang memastikan lolos parliamentary treshold atau berhak mengirimkan wakilnya ke DPR. Selain PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, dan PKB, partai lain yang lolos adalah NasDem, PKS, Demokrat, PAN, dan PPP.

NasDem menjadi partai yang membuat kejutan. Di Pileg 2014 NasDem hanya menduduki urutan delapan partai pemenang pemilu dengan suara sah 8,4 juta. Kini, partai besutan Surya Paloh menyodok ke peringkat lima dengan suara 12,6 juta suara atau 9,05 persen.

Perolehan suara NasDem itu mengalahkan partai-partai lain yang lebih senior seperti PKS di peringkat enam, Demokrat di peringkat tujuh, PAN di peringkat delapan dan PPP di peringkat sembilan.

Partai-partai yang tak lolos parlemen adalah Perindo, Berkarya, PSI, Hanura, PBB, PKPI, dan Garuda. Khusus bagi Hanura, ini adalah kemunduran setelah pada Pileg 2014 lolos ke parlemen dengan meraih 6,5 juta suara.

Pileg 2019 digelar berbarengan dengan Pilpres. KPU mencatat jumlah pemilih dalam Pileg 2019 sebanyak 199.979.320 pemilih, dan jumlah suara sah secara nasional 139.971.260 suara.

Sementara untuk Pilpres 2019 ada 199.987.870 pemilih dengan jumlah suara sah sebesar 154.257.601 suara. Pilpres dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang meraih 85 juta suara atau 55,41 persen suara sah.

KPU memberi waktu tiga hari kepada partai dan calon legislatif, terhitung sejak diumumkan hasil Pileg dan Pilpres, untuk mengajukan sengketa dugaan kecurangan atau pelanggaran pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Jika tak ada yang mengajukan gugatan KPU akan mengumumkan pemenang resmi Pileg dan Pilpres.

Partai Pemenang Pemilu

1. PDIP: 27.053.961 (19,33 persen)

2. Gerindra: 17.594.839 (12,57 persen)

3. Golkar: 17.229.789 (12,31 persen)

4. PKB: 13.570.097 (9,69 persen)

5. NasDem: 12.661.792 (9,05 persen)

6. PKS: 11.493.663 (8,21 persen)

7. Demokrat: 10.876.507 (7,77 persen)

8. PAN: 9.572.623 (6,84 persen)

9. PPP: 6.323.147 (4,52 persen)


Tujuh Partai Gagal Lolos Parlemen

1. Perindo: 3.738.320 (2,67 persen)

2. Berkarya: 2.929.495 (2,09 persen)

3. PSI: 2.650.361 (1,89 persen)

4. Hanura: 2.161.507 (1,54 persen)

5. PBB: 1.099.848 (0,79 persen)

6. PKPI: 312.775 (0,22 persen)

7. Garuda: 702.536 (0,05 persen) (wis/gil)