Cak Imin Sebut Koalisi Pendukung Jokowi Sudah Cukup

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 05:34 WIB
Cak Imin Sebut Koalisi Pendukung Jokowi Sudah Cukup Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menyatakan komposisi partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah cukup. Menurut Cak Imin hal tersebut agar koalisi berjalan solid.

"Cukup, cukup. Koalisi cukup jumlahnya dan supaya lebih solid saya kira cukup," kata Cak Imin usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5).

Diketahui dalam Pilpres 2019, Jokowi menggandeng Ketua MUI yang juga mantan Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin. Jokowi dan Ma'ruf didukung sembilan partai politik, yakni PDIP, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PSI, PKPI, dan Perindo. Belakangan PKB ikut mendukung.


Meskipun demikian, Cak Imin tak menutup kemungkinan bertambahnya partai politik lain mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Namun, bagi Cak Imin komposisi partai koalisi yang ada saat ini sudah cukup solid mengawal pemerintahan.

"Tapi kalau ada tambahan lagi enggak apa-apa. Tapi bahwa modal dasar cukup," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut penambahan partai masuk dalam Koalisi Indonesia Kerja mesti dibicarakan bersama. Partai Demokrat dan PAN disebut-sebut akan masuk dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf.



"Pertama konsolidasi dari koalisi. Kemudian terkait dengan adanya opsi-opsi tambahan kami serahkan kepada bapak presiden," tuturnya.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengatakan dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan tingkat koalisi membahas posisi Demokrat dan PAN di barisan.

Rencana pertemuan menyusul dinamika yang berkembang, salah satunya kabar dua partai itu yang disebut-sebut akan bergabung dalam koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jadi ya nantinya kami akan menghadap ke presiden sebagai partai, dan juga tentunya dengan TKN. Jadi bagaimana karena itu kan ada hubungannya dengan partai-partai yang lain," kata Megawati.

Partai pendukung Jokowi-Ma'ruf yang lolos ke DPR antara lain PDIP, Golkar, PKB, NasDem, dan PPP. Sementara lima partai lainnya, Hanura, Perindo, PSI, PKPI, dan PKB tak lolos. (fra/ayp)