Peserta Aksi 22 Mei di Sarinah Menangis Ditangkap Aparat

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 02:06 WIB
Peserta Aksi 22 Mei di Sarinah Menangis Ditangkap Aparat Situasi di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, usai kerusuhan antara massa dan polisi, Kamis (23/5). (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aparat polisi menangkap sekitar 20 orang yang diduga terlibat rusuh usai aksi 22 Mei di depan Gedung Bawaslu. Mereka ditangkap saat polisi menyisir Gedung Sarinah, Jakarta, tak jauh dari Gedung Bawaslu.

Polisi saat menangkap mereka langsung menyuruh melepaskan pakaian. Mereka kemudian dibawa masuk ke dalam mobil.


Tak ada perlawanan dari orang-orang yang ditangkap itu. Mereka mengikuti perintah polisi, sambil mengangkat tangan mereka ke kepala. Beberapa orang yang ditangkap bahkan terlihat menangis.


Sebelum penangkapan ini kompleks gedung di Sarinah memang sempat dimasuki massa. Mereka melempari dan menghancurkan kaca restoran cepat saji McDonald's di Sarinah.

Petugas keamanan Sarinah, Achmad Sanusi mengatakan massa hanya melempari restoran dengan batu dan tidak melakukan aksi penjarahan.

"Alhamdulillah enggak ada yang dicuri. Cuma kaca pecah saja. Massa melempar batu," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Saat ini situasi di kawasan Sarinah sendiri mulai kondusif setelah beberapa jam tegang akibat bentrok, Rusuh tak lagi terjadi di Jalan Wahid Hasyim arah Cut Meutia. Sementara situasi dari Jalan MH Thamrin menuju Patung Kuda terpantau sepi.

[Gambas:Video CNN]


(bmw/wis)