Pantauan CNNIndonesia.com, Kamis (23/5), situasi di Jalan Sabang cukup mencekam. Toko-toko tak beroperasi.
Asap terlihat mengepul di tengah jalan. Beberapa karyawan dari toko menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsentrasi massa berada di persimpangan Jalan Wahid Hasyim dan Jalan Agus Salim. Dari dekat terlihat massa masih berusia muda atau bahkan remaja.
Mereka tak hanya memakai batu sebagai senjata, tapi juga molotov. Berkali-kali mereka mondar-mandir mencari botol kosong dan merobek bahan dari baju yang tergelatak di jalan untuk dijadikan sumbu.
Di sisi lain, bentrokan antara massa perusuh dan polisi di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat masih berlangsung sengit. Meski polisi sudah berkali-kali menembakkan gas air mata, tetapi massa masih bertahan dan menyerang.
Bentrokan berpusat di Jalan Wahid Hasyim menuju Masjid Cut Meutia. Tidak lagi di sekitar Jalan MH Thamrin.
Lihat juga:Motor Wartawan Dibakar Massa Aksi 22 Mei |
Polisi bertahan di persimpangan Jalan Wahid Hasyim - Sabang - Agus Salim. Sementara massa berkumpul di Jalan Wahid Hasyim tepatnya di dekat Hotel Ibis Jakarta.
Massa menyerang menggunakan petasan ke arah barisan polisi. Berulangkali meledak di atas kepala barisan polisi. Batu dan benda lainnya juga melayang di udara. (ayp/bin/ayp)