Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan gerbong yang anjlok berada di urutan ketiga dari depan. Petugas mengevakuasi semua penumpang ke dua gerbong di depannya untuk kemudian ditarik menuju Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Noxy menyatakan petugas akan segera melakukan perbaikan, namun belum bisa memastikan kapan perbaikan selesai.
Untuk penumpang diberikan pilihan berupa pengembalian bea secara penuh atau melanjutkan perjalanan kereta api dengan pola operasi memutar.
Perbaikan ini memaksa enam kereta memutar. Keenamnya antara lain KA Malabar dari Bandung menuju Malang, KA Mutiara Selatan dari Bandung menuju Malang, KA Lodaya dari Bandung menuju Solo Balapan, KA Kahuripan dari Kiaracondong menuju Blitar, KA Turangga dari Bandung menuju Surabaya, dan KA Lodaya Tambahan dari Bandung menuju Solo Balapan.
"Kereta Turangga adalah kereta pertama yang akan memutar menuju jalur utara dari Stasiun Bandung," kata Noxy.
Noxy berharap agar perbaikan berjalan lancar dan cepat sehingga operasional kereta kembali normal.
"Atas nama perusahaan, kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang disebabkan anjloknya KA Lodaya Tambahan di antara Stasiun Lebakjero dan Stasiun Nagreg," kata Noxy.
"Tim rescue Kantor SAR Bandung sedang melakukan assessment. Lokasi kejadian dekat Mapolsek Nagreg," kata Joshua. (hyg/wis)