Polisi Tetapkan Tersangka Baru Pembakaran Mapolsek di Sampang

CNN Indonesia | Jumat, 31/05/2019 12:21 WIB
Polisi Tetapkan Tersangka Baru Pembakaran Mapolsek di Sampang Mapolsek Tambelangan, Sampang. (CNN Indonesia/Nurus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) kembali mengamankan empat orang terduga pelaku pengerusakan dan pembakaran Markas Polsek Tambelangan, Sampang, Madura. Satu dari empat orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiono, mengatakan, empat orang itu adalah M, A, N, dan AM.

Tiga orang yakni M, A, N diduga berperan sebagai sopir dan pemilik kendaraan pengangkut massa penyerang mapolsek dan hingga kini masih berstatus saksi.


"Itu sopir sama pemilik kendaraan, sama, inisialnya M, A, dan N," kata Gupuh, saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat (31/5).

Sedangkan AM, kata Gupuh, diduga berperan sebagai penggerak massa.

"AM alias Tadir saat ini sudah tersangka dan masih diperiksa," kata Gupuh.
Gupuh menyatakan penangkapan empat orang tersebut merupakan tahap kedua yang dilakukan kepolisian. Sebelumnya Polda Jatim juga mengamankan enam orang, dan menetapkan lima orang di antaranya sebagai tersangka.

Polda Jatim menetapkan lima orang tersangka dalam perkara ini, yakni AKA, HH, A, H dan S.

Salah satu tersangka, AKA, diduga berperan sebagai otak penyerangan dengan merakit bom molotov yang memicu pembakaran markas polisi tersebut.

AKA juga mengkoordinir dan memberikan komando kepada 70-an massa, untuk melempari mapolsek dengan molotov dan bebatuan.

Sedangkan H, berperan sebagai pengadang mobil pemadam kebakaran yang hendak memadamkan api di Mapolsek Tambelangan. Sementara tersangka lain, yakni A, H dan S berperan melemparkan molotov.
Kelima tersangka tersebut sementara ini dipersangkakan pasal berlapis tentang pengerusakan, pembakaran, dan pengeroyokan, yakni pasal 200 ke-1 dan ke-3 KUHP, pasal 187 KUHP dan pasal 170 ayat (1) KUHP.

Usai menetapkan lima orang tersangka pengerusakan dan pembakaran Mapolsek Tambelangan, polisi juga masih mencari 5 oknum Habib, yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Untuk mengamankan lima orang habib tersebut, polisi mendapatkan dukungan penuh dari para tokoh ulama, kiai dan habib di Sampang.

Mapolsek Tambelangan Sampang dibakar massa pada Rabu (22/5) sekitar pukul 21.00 WIB malam. Perkiraan kerugian akibat kejadian itu mencapai Rp 700 juta. Mulai dari struktur bangunan, tiga unit roda empat dan sepuluh unit kendaraan roda dua.

[Gambas:Video CNN] (frd/ugo)


BACA JUGA