Wiranto menegaskan proses hukum soal rencana pembunuhan empat pejabat negara itu sudah berjalan di kepolisian.
"Saya kira begini, ini kan proses hukum sudah jalan, jadi enggak usah kita berspekulasi," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (31/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Wiranto tak keberatan bila tokoh manapun memiliki keinginan untuk merespons isu tersebut. Akan tetapi, ia mengingatkan agar tak mudah berspekulasi.
"Tokoh manapun boleh mengatakan ini itu, tapi jangan berspekulasi, karena proses hukum berjalan, kita tunggu saja proses hukum berjalan," kata dia.
Wiranto meyakini hasil penyelidikan dari pihak kepolisian terkait rencana pembunuhan empat pejabat akan diketahui masyarakat dengan jelas bila selesai dilakukan.
Oleh karena itu, ia kembali meminta kepada seluruh masyarakat untuk tak melulu berspekulasi lebih jauh terkait kasus tersebut.
"Nanti kita akan ketahui dari alur analisa hukum, alur BAP, alur pembuktian, nanti akan ketahuan dengan jelas, masyarakat akan tahu, enggak usah kita berspekulasi ini dan itu," kata Wiranto.
"Soal komentar-komentar lain biarin sajalah," ucap dia.
Sebelumnya, Ryamizard tak yakin ada ancaman terhadap empat pejabat negara itu. Ia mengatakan ancaman pembunuhan itu hanya sebatas gertakan semata. Menurut dia, ancaman pembunuhan tersebut juga tak terlepas dari dinamika politik.
"Misalnya kan kita ngomong, nanti gua gebukin lu. Kan belum tentu gebukin. Ya, kita tahulah yang namanya politik kan memang begitu," ujar mantan KSAD itu.
[Gambas:Video CNN] (rzr/pmg)