FOTO: Menjemput Lailatul Qadar di Masjid Habiburrahman

ANTARA FOTO, AFP PHOTO, CNN Indonesia | Senin, 03/06/2019 16:56 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ribuan orang dari berbagai kota di Jawa Barat mendatangi Masjid Habiburrahman di Bandung untuk beriktikaf menjemput malam Lailatul Qadar.

Jemaah melaksanakan salat malam saat beriktikaf di Masjid Raya Habiburahman, Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/5) dini hari. Iktikaf 10 hari terakhir bulan Ramadan merupakan ibadah dalam rangka meraih malam kemuliaan atau Lailatul Qadar. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jemaah membaca Al Quran dengan gawai saat salat malam dan beriktikaf di Masjid Raya Habiburahman. Masjid yang terletak di kompleks PT Dirgantara Indonesia ini menjadi salah satu masjid yang ramai didatangi umat muslim untuk beriktikaf. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Iktikaf di Masjid Raya Habiburahman sudah berlangsung sejak 1998 silam dengan jumlah jemaah yang semakin meningkat setiap tahun. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Sejak 2011, jemaah yang beriktikaf mulai mendirikan tenda-tenda. Jemaah harus mendaftarkan diri dahulu kepada panitia yang menyediakan tempat, tapi tenda dibawa sendiri oleh masingmsaing. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Panitia juga telah mempersiapkan sejumlah penceramah kondang untuk mengisi di Masjid Habiburrahman. Namun, kata dia, tidak semua yang masuk ke dalam daftarnya bisa hadir untuk menyapa jamaah yang melaksanakan kitikaf. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Para jamaah itikaf tersebut berasal dari sejumlah wilayah sekitar Bandung, Jakarta dan Jawa Tengah. Bahkan, menurutnya ada juga yang berasal dari luar Jawa. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Setiap tenda diisi oleh sekitar empat sampai lima orang untuk satu keluarga. Setiap tenda dipersilakan turut membayar sumbangan sebesar Rp 150 ribu yang akan dipergunakan untuk biaya keamanan, kebersihan, dan kebutuhan Ramadan seperti takjil. (Photo by TIMUR MATAHARI / AFP)
Setiap tahunnya, Masjid Raya Habiburrahman dapat menampung sekitar 6.000 hingga 7.000 ribu jamaah yang menjalani itikaf. Jumlah itu termasuk jemaah dari ragam kalangan usia mulai dari orang tua, dewasa, remaja hingga anak-anak. (Photo by TIMUR MATAHARI / AFP)