Soal Suap, Menag Lukman Sebut Antikorupsi dan Berintegritas

CNN Indonesia | Senin, 03/06/2019 21:50 WIB
Soal Suap, Menag Lukman Sebut Antikorupsi dan Berintegritas Menag Lukman Hakim (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tidak hanya membantah soal dugaan dirinya menerima suap Rp70 juta. Lukman menambahkan ia adalah jenis pejabat yang menjaga integritas dan reputasi dalam antikorupsi.

"Saya ingin katakan bahwa saya sama sekali tidak pernah menerima gratifikasi atau apalagi suap," kata Lukman usai memimpin sidang isbat di kantor Kemenag, Jakarta, Senin (3/6).

Lukman mengaku terkejut akan dakwaan jaksa penuntut umum dalam sidang dakwaan terhadap Haris Hasanuddin. Ia menyangkal menerima uang Rp70 juta dari Haris terkait jual beli jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Kader Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) ini berusaha memperkuat penyangkalannya itu dengan riwayat sepak terjangnya semasa 17 tahun duduk di parlemen. Ia pun mengklaim aktif dalam gerakan antikorupsi.


"Bahkan saya masuk ke dalam gerakan antikorupsi, saya bekerja sama dengan banyak kalangan, jadi saya betul-betul tidak hanya menjaga integritas tapi juga reputasi saya dalam upaya bersama pemberantasan korupsi," imbuh Lukman.

Dalam persidangan dengan terdakwa Haris Hasanuddin pada Rabu (29/5) lalu, disebutkan bahwa Lukman menerima uang Rp70 juta dari Haris. Uang itu diberikan secara bertahap sebesar Rp50 juta dan Rp20 juta.

Lukman pun disebut berperan dalam pengangkatan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim. Kader PPP itu juga disebut siap pasang badan terhadap pengangkatan Haris mengingat proses seleksinya bermasalah.

Haris sendiri didakwa menyuap anggota DPR yang juga Ketua Umum PPP Romahurmuziy berupa uang sebesar Rp325 juta. Disebutkan pula bahwa suap itu turut diberikan pada Lukman.


(bin/eks)