Budiman menyebut Rutan Negara Kelas IIB Sigli berkapasitas 120 orang, namun saat ini dihuni 466 warga binaan. Namun dalam peristiwa kemarin, Budiman memastikan tak ada napi yang melarikan diri.
"Tidak ada warga binaan yang melarikan diri. Satu orang sedang dirawat di rumah sakit karena jarinya terluka, dan 465 warga binaan lainnya dalam kondisi aman di dalam Rutan," ungkap Budiman, Selasa (4/6) dikutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Situasi Rutan Sigli Kembali Kondusif |
"Petugas sedang mencatat dan menghitung besaran kerugian," kata dia.
Sejumlah petugas Rutan Negara Kelas IIB Sigli dibantu Tim BPBD Pidie terpantau sedang membersihkan puing-puing sisa kebakaran tersebut.
Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar bersama Kodim 0102/Pidie Letnan Kolonel ARM Wagino terlihat masih berada di lokasi melakukan pengamanan terhadap para warga binaan.
Lihat juga:Lebaran, 112.523 Narapidana Terima Remisi |
"Kami terus siaga melakukan pengamanam sampai kondisi betul-betul aman," kata Andi Siregar.
Diberitakan sebelumnya, Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sigli, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh dilahap si jago merah, Senin (3/6). Kebakaran terjadi diduga karena napi mengamuk menyusul perbuatan tidak menyenangkan salah satu oknum pengawas rutan.
"Untuk situasi sudah kondusif [...] Api sudah dapat dipadamkan sekitar PKL 16.00 WIB," jelas Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, saat dihubungi lewat pesan singkat oleh CNNIndonesia.com, Senin (3/6).
[Gambas:Video CNN] (ain)