"Erupsi memang sudah berhenti. Tetapi semua tetap mewaspadai agar tidak terjadi yang tidak diingini," ujar Kepala BPBD Karo, Martin Sitepu di Karo dikutip Antara.
BPBD Karo, kata Martin, sudah mengingatkan agar warga tidak memasuki zona merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga sudah mengeluarkan beberapa rekomendasi:
Masyarakat dan pengunjung/wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak Sinabung.
Termasuk radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilometer untuk sektor timur-utara.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik," katanya.
Erupsi i terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi 9 menit 17 detik.
Erupsi memang tergolong besar karena terdengar suara gemuruh sampai ke pos pengamatan Gunung Api Sinabung.
Hingga Minggu malam, status Gunung Sinabung berada pada status level III (siaga).
[Gambas:Video CNN] (antara/osc)