Polri Duga 5 Korban Tewas Aksi 22 Mei Bagian Massa Perusuh

CNN Indonesia | Senin, 17/06/2019 19:36 WIB
Polri Duga 5 Korban Tewas Aksi 22 Mei Bagian Massa Perusuh Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra menyebut korban tewas diduga bagian massa perusuh 22 Mei. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menduga lima korban tewas dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei adalah bagian dari massa aksi perusuh.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra mengatakan dugaan tersebut berdasarkan pada lokasi penemuan lima korban tersebut, yakni di wilayah Petamburan.

Untuk penyebab tewasnya, empat korban diduga akibat peluru tajam, sedangkan satu lainnya akibat tindak kekerasan dengan benda tajam.


"Kita menduga keras itu pelaku perusuh," kata Asep di Mabes Polri, Senin (17/6).

Asep kembali menegaskan bahwa massa yang benar-benar melakukan aksi unjuk rasa secara damai hanya berada di depan Gedung Bawaslu.

Karenanya, kata Asep, massa yang melakukan aksi di tempat lain patut diduga merupakan bagian dari skenario kerusuhan.

"Nah, para korban ini ditemukan di TKP tersebut (Petamburan)," ujarnya.

Meski begitu, Asep menyampaikan bahwa pihak kepolisian bakal memastikan lebih lanjut apakah lima korban tersebut benar-benar merupakan bagian dari massa perusuh.

"Kami lakukan pendalaman terhadap keluarga korban untuk memastikan korban ini perusuh atau bukan," ucap Asep.

Sebelumnya, hasil autopsi Mabes Polri memastikan empat dari sembilan korban jiwa dalam aksi kerusuhan 22 Mei meninggal akibat terkena peluru tajam.

"Sudah dilakukan autopsi, empat jelas korban meninggal akibat peluru tajam," kata Asep di Mabes Polri, Senin (17/6).

Penyidik telah mengamankan dua proyektil untuk selanjutnya akan dilakukan uji balistik. Diperkirakan hasil uji balistik itu akan keluar dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

[Gambas:Video CNN] (dis/arh)