"Kecelakaan lalu lintas ini sepanjang sejarah transportasi turunnya sangat luar biasa sekali. Di tahun 2018 sebanyak 1593 kejadian, di tahun ini (2019) 550 kejadian, ini turun 65 persen," ujar Benyamin di NTMC, Jakarta, Selasa (18/6).
Selain angka kecelakaan, Benyamin juga mengklaim angka korban jiwa selama arus mudik dan balik tahun turut menurun sebesar 63 persen dari tahun 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arus mudik dan balik dapat ditangani dengan baik karena adanya infrastruktur yang lebih baik dari sebelumnya," kata dia.
"Adanya kesiapan rekayasa lalu lintas, baik itu contra flow dan lain-lain itu dilakukan sesuai dengan dinamika kondisi kepadatan (lalu lintas)," ucapnya.
Diketahui, Operasi Ketupat 2019 dimulai sejak 29 Mei dan berakhir pada 10 Juni. Operasi dilakukan di seluruh polda se-Indonesia dengan 11 daerah asal dan tujuan pemudik yang diprioritaskan seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, dan Papua.
[Gambas:Video CNN] (sas/osc)