Agenda Rakernas IV yang digelar di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta yang digelar hari ini belum memutuskan untuk memilih ketua umum PDIP untuk periode berikutnya.
"Ya nanti [pemilihan Ketum] di dalam kongres," kata Hasto di Jakarta, Kamis (19/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan aspirasi tersebut merupakan suara masyarakat di tingkat bawah yang dibawa oleh para pengurus PDIP.
"Dengan demikian seluruh substansi persiapan kongres adalah bagaimana PDIP mendengar arus bawah ini, jadi bukan ikut model demokrasi gaya negara lain," ujarnya.
Tak hanya itu, Hasto menilai kinerja PDIP di bawah kepemimpinan Megawati memiliki prestasi yang gemilang.
Ia mencontohkan, PDIP berhasil memenangkan pemilu legislatif sebanyak dua kali berturut-turut di Pemilu 2014 dan 2019 ini.
"Sehingga perubahan yang dimaksudkan oleh PDIP adalah perubahan kemajuan bagi masyarakat bangsa dan negara Indonesia, kemajuan ke arah yang lebih baik tapi dalam kepemimpinan kami setiap ada jalan ideologi," kata dia
Lihat juga:Jokowi Hadiri Rakernas PDIP di Diponegoro |
Meski begitu, Hasto mengatakan keputusan untuk menggantikan posisi Ketum tersebut harus mempertimbangkan faktor lain.
"Kepemimpinan dalam kesadaran PDIP itu adalah tidak semata-mata kepemimpinan yang mendapat legitimasi kuat dari arus bawah, memiliki pengalaman panjang, kokoh dalam ideologi. Tetapi juga isyarat langit, kita tunggu dari Megawati Soekarnoputri nanti," kata Hasto.
[Gambas:Video CNN] (rzr/ugo)