"Tentu senior masih solid. Ya solid (mendukung saya), kita lihat nanti," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/6).
Airlangga tak ambil pusing dengan desakan sejumlah kader Golkar yang mendorong Munas dipercepat. Menurutnya, dalam aturan internal Golkar disebutkan Munas dihelat setiap bulan Desember dalam lima tahun sekali atau satu periode kepengurusan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sidang sengketa Pilpres 2019 yang berlangsung di MK kini telah memasuki masa Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH). Dijadwalkan itu berlangsung maksimal hingga 27 Juni, dan putusan dibacakan 28 Juni 2019.
Dalam bursa caketum Golkar, nama Bamsoet mencuat termasuk pula ketum petahana, Airlangga Hartarto. Airlangga sudah resmi menyatakan akan maju kembali mencalonkan diri jadi ketum Golkar.
Bamsoet, yang juga Ketua DPR itu, mengaku telah bertemu dengan beberapa politikus senior Partai Golkar untuk membahas terkait persiapan Munas Partai Golkar.
Ia turut mengklaim sambutan politikus senior Golkar itu sangat positif menyambut wacana bersaing dalam kontestasi pemilihan ketum parpol tersebut.
Di satu sisi, Bamsoet menegaskan penurunan suara yang diperoleh Golkar dalam pemilu legislatif 2019 dibandingkan pemilu sebelumnya harus jadi bahan evaluasi agar ketemu jalan keluar.
"Misalnya apakah kita semua termasuk saya di DPP [Golkar] kurang kerja keras, kita akan masuk ke evaluasi, jadi kita mendorong sebetulnya langkah apa penyebab daripada penurunan ini? supaya kedepan ditemukan formula bagaimana Golkar bisa me-recovery suara yang banyak hilang," kata Bamsoet.
Musyawarah Nasional (Munas) Golkar untuk menentukan ketua umum akan digelar pada Desember 2019 mendatang.
[Gambas:Video CNN] (fra/rzr/kid)