Partai pengusung Jokowi-Ma'ruf yang lolos ke DPR berdasarkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 antara lain, PDIP 27,05 juta suara, Golkar 17,23 juta suara, PKB 13,57 suara, NasDem 12,66 suara, dan PPP 6,32 suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesudah hasil MK tentu ada pembahasan lanjutan dan beberapa hal tentu komunikasi dengan bapak presiden. Ya, kita tunggu komunikasi lanjutan," ujarnya.
"Ya nanti kita lihat, itu masih dinamis," tuturnya.
PAN Oposisi Konstruktif
Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Saleh Daulay menegaskan hampir seluruh jaringan dan simpatisan ingin PAN konsisten menjadi oposisi di pemerintahan mendatang.
"Kalau mau jujur, sebetulnya hampir seluruh jaringan PAN dan juga simpatisannya seluruh Indonesia menginginkan kami konsisten untuk melakukan oposisi konstruktif," kata Saleh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Namun, dia menyatakan, DPP PAN belum bisa menyikapi keinginan dari jaringan dan simpatisan tersebut. PAN juga belum melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait perolehan suara yang diraih partai baik di pileg ataupun pilpres.
Wakil Ketua Komisi IX DPR itu menerangkan Rakernas diselenggarakan untuk mengevaluasi hasil yang diperoleh PAN di Pileg dan Pilpres 2019, serta menentukan posisi yang yang akan diambil di pemerintahan mendatang.
"Insyaallah setelah [putusan MK] ini mungkin setelah pengumuman ini kita akan melakukan rakernas, sekaligus evaluasi," ujar dia. (fra/mts/wis)