Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya bakal mempelajari hasil investigasi tersebut selama datanya bisa dipertanggungjawabkan.
"Tim investigasi ini kan terbuka, sepanjang data itu masih bisa dipertanggungjawabkan hasilnya diserahkan, nanti kan dipelajari," kata Dedi di Mabes Polri, Rabu (26/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bersinergi juga dengan Ombudsman Republik Indonesia, Komnas HAM, Kompolnas," ujarnya.
Peneliti Amnesty Internasional Indonesia (AII) Papang Hidayat menuturkan penyiksaan oleh sejumlah anggota Brimob diduga terjadi di lahan Smart Service Parking di Kampung Bali, Jakarta, Kamis (23/6), sekitar pukul 05.30.
Kejadian bermula ketika sejumlah personel Brimob memaksa masuk ke dalam lahan parkir untuk menyisir orang-orang yang terlibat bentrok dengan aparat di sekitar kawasan Kampung Bali, Jakarta.
Setelah berhasil masuk, Papang berkata Brimob langsung menangkap lima orang yang kebetulan tengah tidur di sebuah rumah yang ada di lahan parkir tersebut.
Ia berkata sejumlah saksi yang diwawancarai AII menyebut ada banyak orang melakukan pelemparan batu dari dalam lahan parkir tersebut. Sejumlah saksi juga menyampaikan personel Brimob menangkap orang-orang yang keluar dari kediamannya saat penyisiran dilakukan.