Salah satunya ialah terhadap Sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) Anggaran DKI 2018 yang mencapai hampir Rp10 triliun
"Salah satu dampak dari kurang maksimalnya serapan APBD adalah besaran SiLPA Rp9,75 triliun. Kami menganggap besaran SiLPA tersebut terlalu besar," kata Ellyzabeth di DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun total dari pendapatan daerah hanya mencapai 93,05 persen dari target APBD DKI 2018 Rp65,81 triliun. Salah satu faktor pendapatan yang tidak maksimal pencapainnya ialah retribusi daerah sebesar 86,16 persen dan pendapatan transfer hanya 84,13 persen dari target Rp21,4 triliun.
Terakhir, PDIP mencatat ada aset daerah sekitar Rp492,90 triliun yang belum didetail oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. PDI P berharap agar DKI bisa merinci aset daerah apakah berasal dari pengembang atau corporate social responsibility (CSR).
Diketahui, total APBD DKI Jakarta tahun 2018 ialah sebesar Rp83,26 triliun. Adapun target pendapatan daerah yang ditetapkan oleh DPRD DKI ialah Rp65,8 triliun dan target Belanja Daerah sebesar Rp75 triliun.
Terakhir, target untuk Pembiayaan Daerah sebesar Rp9,2 triliun dan nilai pembiayaan daerah didapatkan dari penerimaan pembiayaan Rp17,4 triliun.
(ctr/ain)