Pemkot Bantah Kabar Wali Kota Surabaya Risma Kritis

CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 11:18 WIB
Pemkot Bantah Kabar Wali Kota Surabaya Risma Kritis Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman).
Surabaya, CNN Indonesia -- Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya M Fikser memastikan bahwa kondisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini makin membaik. Ia membantah bahwa kabar beredar di Twitter yang menyebutkan Risma tengah kritis.

"Tidak benar, itu hoaks. Keadaan Ibu (Risma) baik," kata Fikser saat ditemui di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Kamis (27/6).

Fikser merinci, bahwa tadi malam, Rabu (26/6) netizen di media sosial sempat mendapatkan kabar bahwa Risma kritis. Kabar tersebut diunggah oleh salah satu akun di Twitter.


"Yang tadi malam bilang di Twitter, ada yang bilang bahwa dapat informasi dari wartawan di Surabaya, kalau nggak salah bunyinya begitu, bahwa Bu Risma dalam keadaan kritis dan drop. Itu tidak benar," ujar dia.

Fikser tegas memastikan kabar itu tak benar, pasalnya ia bersama sejumlah pejabat Pemkot Surabaya yang lain berada di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD dr Soetomo, tempat Risma dirawat, hingga dini hari tadi.

"Kami di sini sampai malam kok, sampai pukul 02.00 WIB malam (dini hari), nggak ada apa-apa ya, jadi gitu," katanya.

Ia menambahkan, bahwa sampai saat ini kondisi wali kota perempuan pertama di Surabaya itu terus membaik. Risma juga sadarkan diri dan sesekali berkomunimasi dengan orang di sekitarnya.

"Sudah sempat komunikasi sama putra dan putrinya beliau, bahkan suami beliau juga semoat bertemu," ujarnya.

Kendati demikian, Fikser mengakui bahwa Risma memang dalam pengaruh obat bius. Hal itu dibutuhkan agar Risma bisa beristirahat dengan total.

"Ibu sekarang baik ya, jadi Ibu tetap seperti yang kemarin, jauh lebih baik, karena merespon, jadi bukan tidak sadar diri," ujar dia.

"Beliau (bisa) melihat merespon, jadi karena memang ada diberikan semacam obat bius, jadi setelah itu bangun ya respon, tidur lagi, memang diberikan waktu untuk istirahat," pungkas Fikser.

[Gambas:Video CNN] (frd/osc)